Tokopedia Resmikan Kerja Sama Bareng Muslimat NU, Ada Apa Ya?

3 menit
Tokopedia Resmikan Kerja Sama Bareng Muslimat NU (Dok Tokopedia)

Situs belanja Tokopedia secara resmi menggandeng organisasi Muslimat Nahdatul Ulama (NU) di Jawa Timur untuk mewujudkan pemerataan ekonomi di provinsi tersebut. 

“Hingga saat ini, satu persen perekonomian Indonesia telah terjadi di Tokopedia, di mana setiap harinya terdapat lebih dari 6,2 juta penjual yang menjual lebih dari 150 juta produk dan 70 persen di antaranya pebisnis baru,” demikian bunyi pernyataan VP Corporate Communication Tokopedia lewat email yang diterima MoneySmart

“Sejalan dengan hal itu, kami berkomitmen membantu ribuan anggota Muslimat NU Jawa Timur yang masih memasarkan produknya di pasar offline untuk juga memulai bisnisnya secara online, agar mendapatkan keuntungan yang lebih baik sekaligus berkontribusi terhadap perekonomian digital Indonesia,” sambungnya.

Mereka pun menandatangani nota kesepahaman yang bertujuan untuk mengembangkan ekonomi digital puluhan ribu umat Muslimat NU Jawa Timur, 6 September 2019.

Dalam siaran pers tersebut, Tokopedia menyebutkan, terus bertransformasi sebagai Super Ecosystem telah menyepakati beberapa hal dengan Muslimat NU, dalam rangka meratakan perekonomian  masyarakat setempat. 

Penasaran pengin tahu apa saja? Yuk, simak ulasan berikut ini:

1. Pendampingan pemasaran hasil kegiatan ekonomi umat

Tokopedia
Astri Wahyuni,   Vice President of Public Policy and Government Relations Tokopedia (Dok Tokopedia)

Perusahaan yang bergerak di bidang teknologi ini bakal membantu kegiatan pemasaran usaha masyarakat. 

Produk-produk hasil usaha itu sebagian merupakan produk makanan dan minuman. Tentu saja, caranya dengan memanfaatkan aplikasi Tokopedia itu sendiri. 

Untuk saat ini, aplikasi ini telah memiliki 90 juta pengguna aktif bulanan dan telah menjangkau lebih dari 97 persen kecamatan di Indonesia. Udah banyak banget ya!

Baca juga: Sebanyak 805 Juta Pengunjung! Tokopedia Jadi Situs Belanja Online Terpopuler

2. Tokopedia mau kembangkan warung kelontong setempat

Tokopedia
Tokopedia (Dok Tokopedia)

Bisa dibilang, warung kelontong masih cukup eksis lho meski situs e-commerce bertebaran di mana-mana. Warung yang menjual kebutuhan pokok ini sejatinya masuk dalam kategori UMKM juga. 

Kalau gitu, apakah benar bahwa para pemilik warung kelontong bisa disebut sebagai salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia? Jelas bisa!

“Maka keberadaan dan perkembangan UMKM di Indonesia perlu terus didukung. Tokopedia melalui aplikasi ringan berukuran 2 MB ‘Mitra Tokopedia’ berkomitmen mempermudah pemilik warung kelontong, kios, usaha individu dan sejenisnya untuk berjualan produk digital seperti paket data, token listrik, BPJS dan lainnya,” kata Astri Wahyuni, Vice President of Public Policy and Government Relations Tokopedia. 

“Serta memungkinkan mereka melakukan stok ulang (restock) barang dagangan di toko offline-nya dengan lebih mudah dan efisien,” lanjutnya.

3. Ada upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat

Tokopedia
Tokopedia (Instagram/@tokopedia)

Marketplace Tokopedia gak hanya sebatas jualan produk dan memberikan cashback menggiurkan. Mereka juga menyediakan beberapa produk investasi yang bisa menambah penghasilan pasifmu.

Apa saja sih produk investasi yang tersedia di sana? Yang jelas, ada Reksa Dana Syariah dan Tokopedia Emas Syariah.

“Tokopedia bekerja sama dengan Pegadaian dalam menghadirkan kemudahan berinvestasi  emas melalui Tokopedia Emas. Produk yang kami tawarkan ini memungkinkan investasi emas menjadi hal yang mudah, aman dan terjangkau (mulai dari Rp500) bagi masyarakat serta mendorong masyarakat memiliki literasi dan manajemen keuangan yang lebih baik,” kata Nuraini. 

“Sistem yang kami implementasikan dalam produk ini berada dibawah pengawasan Otoritas Jasa keuangan (OJK),” sambungnya. 

Selain investasi, mereka juga punya fitur zakat. Kamu bisa meng-install aplikasinya jika kamu penasaran.

Itulah sekilas detail mengenai kerja sama aplikasi e-commerce asli Indonesia ini dengan ormas Muslimat NU. 

Sebagai partner, Muslimat NU juga sangat menyambut kerja sama ini. Tentunya, teknologi bisa sangat membantu 24 ribu anggota Muslimat NU. (Editor: Chaerunnisa)

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.