Harta Basaria Panjaitan, Jenderal Polisi dan Pimpinan KPK yang Cuma Punya 1 Mobil Toyota

3 menit
Basaria Panjaitan, Pimpinan KPK (Instagram)
Basaria Panjaitan, Pimpinan KPK (Instagram)

Untuk menjadi seorang pimpinan KPK bisa berasal dari kalangan manapun asal memenuhi syarat yang udah ditentukan. Salah satu contohnya adalah Basaria Panjaitan yang memiliki pangkat Inspektur Jenderal di tubuh kepolisian.

Pada tanggal 17 Juni 2019 lalu panitia seleksi pimpinan KPK  membuka lowongan untuk siapapun yang berniat memimpin lembaga anti rasuah tersebut periode tahun 2019 sampai 2023.

Dirumorkan akan ada beberapa nama jenderal yang muncul dari institusi kepolisian yang bakal ikut seleksi tersebut.

Keputusan tersebut sebetulnya bukanlah hal yang baru dalam proses pencarian pimpinan KPK.  Sebab dari tahun 2015 hingga 2019 udah ada perwira polisi setingkat jenderal yang menjadi wakil pimpinan yakni Basaria Panjaitan. Hebatnya lagi dia adalah perwira polisi wanita pertama yang masuk jajaran pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi.

Karier wanita yang lahir pada tanggal 20 Desember 1957 ini terbilang mantap di polisi semenjak awal bekerja tahun 80an. Jabatan penting seperti Kepala Satuan Narkoba Nusa Tenggara Timur, Direktur Reserse Kriminal Polda Kepulauan Riau dan Penyidik Utama Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri pernah ia jalani sebelumnya.

Dengan 2 institusi besar negara yang pernah Basaria Panjaitan pimpin harta kekayaan yang tercatat pada LHKPN tahun 2018 sekitar Rp 13.293.191.181. Yuk lihat daftar lengkapnya!

Baca juga: 7 Seleb Kaya Raya Ini Sama Sekali Gak Pelit, Sering Pula Bagi-Bagi Uang

Tanah dan bangungan senilai Rp 9,8 miliar

Basaria Panjaitan
Basaria diketahui memiliki tanah senilai miliaran rupiah (Shutterstock ilustrasi).

Aset kekayaan pertama dan yang menyumbangkan paling banyak milik Basaria Panjaitan adalah tanah dan bangungan yang jumlahnya mencapai Rp 9.886.000.000. Untuk lebih detailnya lagi bisa melihat penjabaran berikut:

1. Tanah Seluas 952 m2 di Kota Medan, hasil sendiri  Rp 812.000.000.

2. Tanah dan Bangunan Seluas 6035 m2 dan 1522 m2 di Tangerang, hasil sendiri Rp 6.700.000.000.

3. Tanah Seluas 503 m2 di Kota Batam, hasil sendiri  Rp 100.000.000.

4. Tanah Seluas 120 m2 di Kota Batam , hasil sendiri Rp 24.000.000.

5. Tanah dan Bangunan Seluas 152 m2 dan 80 m2 di Kota Batam, hasil sendiri Rp 700.000.000.

6. Tanah Seluas 19822 m2 di Lombok Barat, hasil sendiri Rp 500.000.000.

7. Tanah Seluas 13760 m2 di Lombok Barat hasil sendiri Rp 300.000.000.

8. Tanah dan Bangunan Seluas 108 m2/21 m2 di Bekasi hasil sendiri Rp 200.000.000.

9. Tanah dan Bangunan Seluas 144 m2/45 m2 di Bekasi, hasil sendiri Rp 250.000.000.

10. Bangunan Seluas 2661 m2 di Yos Sudarso, hasil sendiri Rp 300.000.000

Dari kesepuluh bidang tanah dan banguna yang dimiliki terlihat bahwa aset MILIK Basaria Panjaitan yang berada di Tangerang adalah yang paling mahal mencapai Rp 6,7 miliar.

Alat transportasi dan mesin seharga Rp 280 juta

Basaria Panjaitan
Hanya memiliki satu kendaraan yakni Toyota Kijang Innova

Guna menunjang mobilitas Basaria Panjaitan yang sibuk kesana kemari ia ternyata cuman memiliki sebuah mobil yang bisa dikatakan cukup sederhana.

Pilihannya jatuh pada Toyota Kijang Innova keluaran tahun 2016 seharga Rp 280 juta. Mobil sejuta umat yang pernah merajai pasar otomotif Indonesia ini banyak menjadi pilihan masyarakat Tanah Air.

Selain karena nyaman, kapasitas mobil yang luas mungkin menjadi salah satu alasan kenapa mobil yang satu ini bisa banyak diburu orang dari dulu sampai hari ini.

Baca juga: Sederet Prestasi Walikota Surabaya Tri Rismaharini di Kancah Internasional

Harta lainnya sejumlah Rp 400 juta

Basaria Panjaitan
Harta lain seperti televisi, perhiasan dan lainnya dengan total Rp 400 jutaan

Selain mobil, harta bergerak milik Basaria Panjaitan seperti televisi, perhiasan dan furniture rumah jumlah totalnya mencapai Rp 400 juta.

Sedikit lebih mahal Rp 120 juta dibandingkan dengan mobil Toyota Kijang Innova  yang dimilikinya.

Kas dan setara kas sampai Rp 2,7 miliaran

Basaria Panjaitan
Memiliki uang kas hingga miliaran rupiah (Ilustrasi by Shutterstock).

Gak mungkin kalau seorang pejabat gak memiliki uang kas atau setara kas. Basaria Panjaitan ternyata menyimpan harta jenis itu sebanyak Rp 2.727.191.181.

Menjadi kontributor terbesar kedua setelah tanah dan bangunan senilai Rp 9,8 miliar.

Dengan keempat harta kekayaan tersebut total aset yang dimiliki oleh Basaria Panjaitan mencapai Rp 13.293.191.181 sampai tahun 2018. Semoga kedepannya bakal ada sosok wanita hebat lainnya yang memburu para koruptor di Indonesia ya! (Editor: Winda Destiana Putri).

Christantio Utama
Christantio Utama

Milenial yang merintis karier lewat dunia keuangan, karena segalanya butuh uang tapi uang bukanlah segalanya. Penonton setia Digimon dan penggemar olahraga otomotif Formula 1