Mau Untung dengan Trading Saham Jelang Pilpres 2019? Begini Tipsnya

3 menit
Trading saham
Trading saham jelang pilpres 2019 (Shutterstock)

Trading saham jelas menjadi salah satu mekanisme yang paling pas untuk mencari uang secara instan dan praktis. Apalagi, sekarang sudah mendekati Pilpres, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memang selalu menguat usai pilpres berlangsung.

MoneySmart belum lama ini sempat berbincang dengan para analis saham top di Indonesia untuk membahas seputar trading saham jelang pilpres. Tentunya, pendapat mereka bisa kamu jadikan referensi untuk trading dengan bijak.

Mau tahu pendapat para analis yang bisa membantumu untuk trading jelang pilpres? Berikut, ulasannya:

1. Tetap pantau sentimen yang muncul

Trading saham
Tetap pantau sentimen yang muncul sebagai tips trading saham jelang pilpres (Pixabay)

Gak sedikit rumor mengenai rally harga saham konstruksi usai pemilu, jika Jokowi terpilih lagi. Hal itu disebabkan Jokowi memang mengagendakan pembangunan infrastruktur di kota-kota.

Senior Advisor CSA Research Institute mengatakan kepada MoneySmart, jelang Pilpres 2019, naiknya harga saham di masa-masa ini masih tetap berdasarkan sentimen.

Namun, terkadang investor memang suka menghubung-hubungkan program masing-masing paslon terhadap emiten tertentu.

“Contohnya adalah waktu awal-awal Jokowi bilang mau bikin tol laut, emiten-emiten pelayaran langsung cuuuuss… terbang tinggi (harganya naik). Padahal, yang dimaksud tol laut ialah infrastruktur pelabuhan, dan hingga kini malah lebih banyak bangun jalan tol dibandingkan develop pelabuhan” paparnya.

Intinya, adalah naik turunnya harga saham masih bergantung pada kinerja emiten yang bersangkutan. Dari sekarang rajin-rajin aja pantau soal berita kinerja mereka, atau laporan laba-ruginya.

Baca juga: Bisa Cepat Untung Banyak, Ini Lho Bedanya Trading Saham dengan Investasi

2. Paslon 2 menang, saham konstruksi bisa saja jeblok

Trading saham
Tips trading saham : paslon 2 menang, saham konstruksi bisa saja jeblok (Pixabay)

Direktur Infovesta Utama, Parto Kawito, mengatakan pada MoneySmart gak menutup kemungkinan saham konstruksi mengalami koreksi jika Paslon nomor urut 2 (Prabowo-Sandy) memenangkan Pilpres. Mengapa demikian?

“Alasannya, satu, (ini sifatnya) politik karena (Paslon 2) tidak mau terbayang-bayangi bahwa proyek tersebut inisiatif Paslon 1, dan sebelumnya memang sudah ada kritik dari paslon 2 atas proyek infrastruktur tersebut,” ungkap Parto.

Parto juga menegaskan, rencana pengurangan defisit anggaran yang digembar-gemborkan oleh Paslon 2, kemungkinan bisa menjadi sentimen negatif bagi saham konstruksi.

Akan tetapi, meski kurang baik untuk trading saham, emiten konstruksi dinilai masih asyik dikoleksi untuk jangka menengah atau panjang.

Parto menambahkan, “hasil investasi di proyek infrastruktur sudah membuahkan hasil dan pembayaran atau pelunasan dari pemerintah sudah dilaksanakan sehingga arus kas (perusahaan konstruksi) membaik.”

Baca juga: Kamu Bakalan Rugi Kalau Gak Memanfaatkan Trik-Trik Jitu Menabung Saham Ini

3. Sektor bank tetap seksi

Trading saham
Trading saham: sektor bank tetap seksi (Pixabay)

Lantas gimana dengan sektor perbankan? Tentu saja, sektor perbankan tetap seksi buat dilirik dan dikoleksi. Mau untuk investasi jangka panjang bagus, atau trading mingguan 1 atau 2 persen jual juga boleh.

“Untuk banking, so far terlihat bagus ya pertumbuhannya, seiring dengan meningkatnya kebutuhan dan perubahan gaya hidup di masyarakat, maka perbankan tidak hanya mengandalkan pertumbuhan kreditnya, namun juga ke layanan lainnya,” ujar Reza Priyambada.

Di samping itu, kalau kamu perhatikan bank-bank pemerintah juga mencetak laba yang signifikan bukan?

Reza menambahkan, sampai kapanpun bank akan jadi tempat penyimpanan uang.

“Even (meski) ada fintech, Emang mereka mau simpan dananya dimana? Konsumennya mereka bayar dari mana? top up sistem uang nya dari mana? dari bank juga kan?” tandasnya.

So, itulah hal-hal yang harus diperhatikan terkait trading saham jelang Pilpres 2019. Intinya, investasi ini adalah investasi tinggi risiko, itu sebabnya kenapa kamu harus rajin-rajin baca berita dan mendengarkan apa kata suhu-suhu investasi ini.

Happy trading, and may the cuan be with you! (Editor: Chaerunnisa)

Aulia Akbar
Aulia Akbar

Sebagai mantan jurnalis dan praktisi humas, saya memutuskan untuk menekuni beladiri paling ekstrim di dunia. Di kesempatan yang sama, izinkanlah saya untuk berbagi tips keuangan dan cerita inspiratif buat Anda.

Mau lebih cerdas kelola uang?

Dapatkan tips saham, karier, inspirasi bisnis dan konten menarik lainnya!