Begini Caranya Ikut Buka Puasa Bersama yang gak Bikin Kantong Jebol

3 menit
Trik Ikut Buka Puasa Bersama yang Gak Menguras Kantong (Shutterstock).

Buka puasa bersama (bukber) menjadi agenda yang akan menghiasi hari-harimu selama sebulan ke depan. Biasanya, ajang ini merupakan temu kangen antar sahabat lama, teman semasa kecil, kerabat atau bahkan klien.

Kebiasaan orang Indonesia setiap Ramadan datang, terutama di perkotaan memang gak luput dari kegiatan tersebut. Lokasinya pun bermacam-macam, baik di kafe maupun restoran ternama. Frekuensinya pun datang bisa dua sampai tiga undangan di waktu bersamaan. Pasalnya ajakan buka puasa bersama pasti muncul di akhir pekan.

Kegiatan bukber ini biasanya mulai ramai saat minggu kedua dan mencapai puncaknya saat minggu ketiga puasa. Faktanya pada kegiatan ini gak jarang mendekatkan mereka yang sudah berbulan-bulan bahkan tahun tak bertemu padahal tinggal di kota yang sama. Biasanya juga undangan ini sangat banyak tergantung kamu berada di berapa komunitas atau grup.

Masalahnya adalah, setiap kali bukber berlangsung kamu akan mengeluarkan kocek yang gak sedikit. Apalagi kalau acara berlangsung beberapa kali dan hampir setiap akhir pekan. Wah bisa automiskin dong karena anggaran dadakan yang gak bisa kamu kontrol dengan baik ini.

Memang tujuan dari kegiatan ini sangat baik yakni mempererat tali silaturahmi. Tetapi ujungnya banyak pula yang mengeluh seketika bokek apalagi kalau bukbernya di mall atau restoran ternama.

Nah, kalau kamu gak pengin kegiatan bukber bikin bokek, maka berikut ini adalah tiga hal yang harus diperhatikan:

Baca juga: Aman bagi Si Janin, Ini Tips Berbuka Puasa buat Ibu Hamil yang Cerdas

Satu grup sekali bukber

Buka Puasa Bersama
Berbuka puasa dengan teman (Shutterstock).

Tujuan bukber itu sebetulnya sangat mulia. Karena mempererat silaturahmi, terlebih jika kamu sudah bertahun-tahun gak ketemu dengan orang tersebut. Tetapi yang perlu diperhatikan adalah frekuensinya. Gak salah kok kamu bukber dengan teman-teman SD, SMP maupun SMA. Tetapi cukup satu kali saja.

Kenapa? Karena kalau kegiatan tersebut dengan orang yang sama dilakukan berkali-kali sama saja dengan mubazir. Kamu jadi melewatkan agenda bukber dengan kerabat, atau bahkan teman masa kecilmu kan?

Kalau dana terbatas, batasi kegiatan tersebut. Satu kali saja sudah cukup kok untuk satu grup. Gak perlu sampai berkali-kali juga. Ingat, masih ada beberapa grup yang menunggu kehadiranmu dalam kegiatan itu.

Siapkan dana

Buka Puasa Bersama
Siapkan dana untuk berbuka puasa (Shutterstock).

Kalau memang kamu diharuskan membayar sendiri untuk acara bukber ini, tanya berapa biayanya. Ini terdengar sepele, tetapi penting kok! Kamu jadi tahu berapa dana yang dibutuhkan selama memenuhi undangan bukber ini.

Kalau memang kamu keterbatasan dana, gak ada salahnya berikan ide kepada panitia untuk mencari lokasi lain. Toh juga gak semua anggota grup yang memiliki perekonomian sama. Intinya adalah menjalin silaturahmi, meski hanya bukber di kafe kecil pun gak masalah.

Kuncinya, jangan sungkan mengajukan usulan lokasi lain yang lebih murah. Daripada cuma diam saja karena gengsi tapi jadi memberatkan keuangan kan?

Fokus pada yang penting

Buka Puasa Bersama
Habis berbuka puasa jangan habiskan uang untuk belanja ya (Shutterstock).

Di bulan puasa ini akan banyak undangan bukber yang kamu terima. Percaya deh, apalagi kalau kamu masuk ke dalam anggota aktif suatu komunitas tertentu. Nah jika salah satu undangan mengajak bukber di mall pastikan kamu gak tergoda untuk belanja setelah itu.

Karena di bulan puasa ini akan banyak barang di luar makanan maupun minuman yang dijual dengan harga diskon. Ini pastinya akan menggoyahkan niatmu yang tadinya memenuhi undangan bukber eh malah lanjut belanja.

Pembelian pakaian, aksesori, produk kecantikan kalau bisa dipikirkan kembali. Apakah itu yang saat ini kamu butuhkan? Toh memenuhi undangan bukber saja sudah cukup sebetulnya tanpa embel-embel shopping.

Fokuskan penggunaan uang pada hal yang memang penting dan mendesak yaitu makanan. Buka bersama adalah salah satunya. Hal lain di luar makanan, mungkin bisa nanti saja dibeli setelah Ramadan selesai.

Nah itu tadi beberapa cara jitu mensiasati agenda buka puasa bersama yang gak bikin kantongmu jebol. Ingat, perhatikan mana yang penting dan tidak ya! Gak semua harus kamu turuti saat ini juga kok! Selamat bukber, selamat berpuasa! (Editor: Winda Destiana Putri).

 

Winda Destiana
Winda Destiana

No place is ever bad as they tell you its going to be