Utamakan Asuransi Kesehatan atau Asuransi Lain? Yuk Cari Tahu

4 menit

Saat ini ada banyak jenis asuransi di Indonesia, termasuk asuransi kesehatan. Fungsi asuransi sebagai proteksi atas risiko kerugian, kerusakan, hingga kematian pun sudah disadari sebagian masyarakat Indonesia. Persoalannya, gak sedikit yang bingung untuk memilih asuransi yang paling dibutuhkan.

Apakah harus punya setiap jenis asuransi? Kalau begitu, kebayang gak sih berapa besar premi yang perlu kamu bayar?

Kebutuhan asuransi tiap individu tidaklah sama.  Ada banyak faktor yang memengaruhinya, mulai dari usia, status pernikahan, hingga riwayat penyakit. Oleh karena itu, penting untuk memahami kondisimu sebelum memilih asuransi. Daripada bayar premi untuk jenis asuransi yang gak sesuai, lebih baik uangnya dialokasikan untuk alternatif investasi lain kan.

Lalu, jenis asuransi apa yang paling tepat buatmu? Yuk, kita simak ulasannya berikut ini.

Asuransi kesehatan

asuransi kesehatan
(image: anaogi)

Musibah dan penyakit adalah hal tak terduga. Hari ini kamu mungkin bisa menjalankan aktivitas dengan baik, tapi siapa yang tahu kondisi kesehatanmu beberapa bulan atau tahun mendatang.

Dalam hal ini peranan asuransi kesehatan menjadi sangat penting. Saat terserang penyakit, asuransi kesehatan akan menanggung biaya pengobatan dan perawatan rumah sakit. Kamu jadi gak cemas lagi memikirkan biaya yang harus ditanggung.

Oleh sebab itu, asuransi kesehatan wajib kamu miliki. Lalu bagaimana kalau kamu sudah punya tunjangan kesehatan dari kantor atau BPJS Kesehatan? BPJS Kesehatan memang punya sejumlah layanan yang juga penting. Selain preminya tergolong murah, BPJS juga tidak memiliki syarat pre-existing condition sehingga penyakit bawaan tetap ditanggung.

Walau begitu, BPJS punya beberapa kelemahan seperti perlunya prosedur rujukan (tidak bisa langsung ke rumah sakit), tak jarang perlu menghadapi antrean panjang saat menikmati layanannya, dan gak semua rumah sakit sudah bekerjasama dengan BPJS.

Nah, jika menurutmu karakteristik BPJS ini akan memberatkanmu maka gak ada salahnya memiliki asuransi swasta tambahan. Memiliki BPJS sekaligus asuransi swasta tentu membawa manfaat yang lebih banyak.

Kamu jadi bisa menyesuaikan kapan kamu butuh asuransi swasta atau cukup dengan BPJS. Contohnya, saat kamu butuh perawatan cepat di rumah sakit di dekat rumah (yang tidak bekerjasama dengan BPJS), gunakanlah asuransi swasta.

Pilihlah perusahaan asuransi kesehatan yang memberikan manfaat double claim. Jadi kamu bisa mendapatkan penggantian biaya dari BPJS dan perusahaan asuransi swasta sekaligus.

Asuransi Jiwa

asuransi kesehatan
(Image: futuready)

Asuransi jiwa adalah layanan asuransi yang menyediakan perlindungan terhadap risiko kerugian finansial atau hilangnya pendapatan seseorang akibat kematian anggota keluarga yang menjadi sumber nafkah keluarga.

Asuransi jiwa menanggung kebutuhan finansial keluarga yang ditinggalkan sehingga kelangsungan hidup mereka tetap terjamin. Seperti penyakit, kematian juga bisa terjadi sewaktu-waktu. Oleh karena itu, kamu perlu berjaga-jaga jika sewaktu-waktu kamu meninggal dunia.

Jadi, apakah kamu perlu asuransi jiwa? Perlu, jika kamu telah memiliki tanggungan dan ingin melindungi mereka hingga saat kamu tak ada. Lalu, apakah mereka yang lajang tak perlu asuransi jiwa?

Tanggungan bisa juga berupa utang kartu kredit atau KPR. Jadi walaupun kamu masih lajang, coba cek dulu berapa jumlah tanggungan alias utang yang kamu punya. Jika ada, apalagi dengan nominal yang besar maka sebaiknya kamu juga punya asuransi jiwa.

Jika memiliki utang kamu harus memastikan pertanggungan utang hingga terlunasi. Tanpa asuransi jiwa yang melekat pada utang kartu kredit, KPR, atau cicilan kendaraan, kamu akan meninggalkan beban utang pada keluarga atau ahli warismu.

Asuransi Pendidikan

asuransi kesehatan
(Image: slate)

Bagi orangtua, menyiapkan dana pendidikan anak merupakan hal yang penting.  Apakah asuransi pendidikan dapat menjadi alternatif terbaik menyiapkan dana pendidikan anak?

Asuransi pendidikan adalah perlindungan finansial terhadap dana pendidikan anak apabila terjadi hal yang tidak diinginkan pada tertanggung atau orangtua. Dapat dikatakan bahwa asuransi pendidikan merupakan kombinasi produk asuransi jiwa dengan tabungan. Berbeda dengan tabungan pendidikan, asuransi jiwa akan membayarkan uang pendidikan anak jika tertanggung meninggal dunia sebelum anak masuk universitas.

Jika kamu tidak meninggal hingga anak masuk universitas, perusahaan asuransi akan tetap membayarkan uang masuk SD hingga universitas. Maka, manfaat yang didapat hanyalah sejumlah tabungan yang dibayarkan.

Untuk menyiapkan dana pendidikan, pilih produk keuangan yang bisa memenuhi dana hingga kuliah (atau jenjang yang diharapkan). Rencanakan dana pendidikan anak dengan menghitung kebutuhan biaya saat ini sekaligus memperhitungkan kenaikan inflasi biaya pendidikan sekitar 10-15 persen per tahun.

Jika ingin membeli asuransi pendidikan, pahami polis asuransi  untuk mengetahui apakah benefit yang didapatkan sesuai dengan yang kamu butuhkan. Selain asuransi pendidikan ada banyak produk keuangan lain bisa dipilih, disesuaikan dengan jangka waktu kebutuhan. Misalnya, jika memerlukan dana untuk 10 tahun ke depan, kamu bisa memilih produk reksadana saham sebagai alternatif yang lebih menguntungkan dari asuransi.

Asuransi Properti

asuransi kesehatan
(Image: futuready)

Asuransi properti memiliki tujuan yang cukup jelas yakni perlindungan aset properti seperti rumah, apartemen, dan perkantoran. Maka, nasabah yang menggunakan jenis asuransi ini adalah mereka yang memiliki aset tersebut.  Asuransi ini mengantisipasi kerugian finasial yang disebabkan kejadian tak diharapkan seperti kebakaran atau bencana lainnya.

Untuk mendapatkan proteksi hingga harta benda di dalam rumah atau kantor, seluruh barang perlu didaftarkan untuk diasuransikan. Premi yang harus dibayar umumnya tergantung pada tingkat risiko. Semakin tinggi tingkat resiko, semakin tinggi pula tingkat preminya.

Jika menurutmu biaya premi yang kamu bayarkan terhitung tinggi, memiliki asuransi properti akan jauh lebih menguntungkan dibandingkan risiko kehilangan atau perbaikan properti jika mengalami musibah.

Jadi asuransi apa yang cocok buatmu?

Tak semua jenis asuransi kamu butuhkan. Sadari aset atau hal apa yang ingin dan penting untuk kamu proteksi. Asuransi yang tepat bisa menyelamatkan banyak rupiahmu di masa depan. Sebaliknya, jika mengambil asuransi yang tak sesuai, kamu hanya membuang uang untuk premi dan sejumlah biaya administrasi.

Dari penjabaran di atas, sudahkah kamu tahu jenis asuransi apa yang sebaiknya kamu prioritaskan?

Ulfa Sekar
Ulfa Sekar

Pernah menjadi anak IT dan bercita-cita menjadi seorang programmer. Lalu berakhir menjadi seorang penulis dan menikmatinya. Semoga tulisan saya bisa berguna buatmu.