Penobatan Raja Baru Thailand Mewah Banget, Sampai Pakai Mahkota Emas 7,3 Kg!

6 menit
Vajiralongkorn
Vajiralongkorn dinobatkan sebagai raja baru Thailand secara mewah dengan memakai mahkota emas 7,3 kg (CBSNews)

Vajiralongkorn sudah dinobatkan sebagai raja baru Thailand memulai prosesi pentasbihan pawai keliling Kota Bangkok. Dia menerima penghormatan dari rakyat Thailand yang berkumpul di jalanan Bangkok.

Meski di tengah kondisi cuaca yang sangat panas, animo rakyat Thailand menghadiri penobatan sang raja sangat tinggi.

“Panjang umur Raja!” demikian teriak warga Thailand yang berjejer di jalanan melihat pawai raja baru di tengah terpaan sinar matahari.

Menggunakan tandu yang diangkat 16 pengawal, Raja Vajiralongkorn memakai topi semi militer warna hitam yang pernah digunakan ayahnya saat pelantikan raja, 69 tahun lalu.

Pawai tersebut dikawal pasukan pengawal kerajaan baik yang mengenakan seragam bergaya Barat, dan Thailand.

Mayoritas warga Thailand yang memberikan penghormatan mengenakan baju berwarna kuning.

Itu menjadi simbol dukungan bagi keluarga kerajaan. Merek berkumpul sejak kemarin pagi sepanjang jalan 7 km dari Istana Kerajaan ke tiga kuil kerajaan. Itu merupakan penampilan raja baru di depan pun untuk pertama kalinya sejak dilantik.

“Saya ingin melihat penobatan raja untuk pertama kali dalam seumur hidup saya karena dulu hal ini pernah saya alami ketika saya masih muda,” kata Samran Moryaidee (77), salah seorang warga yang rela berpanas-panas bersama ribuan warga lainnya.

Lantas, bagaimana penobatan mewah Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan sosok sang raja baru? Simak lengkapnya seperti dilansir dari Sindonews jaringan MoneySmart:

Penobatan mewah dihadiri ratusan ribu rakyat

Vajiralongkorn
Penobatan mewah Raja Vajiralongkorn dihadiri ratusan ribu rakyat (YouTube)

Untuk acara penobatan raja baru, pemerintah Thailand menghabiskan dana US$31,4 juta.

Kerumuman warga yang melihat prosesi pawai Raja Vajiralongkorn merupakan terbesar sepanjang sejarah di Thailand. Sedikitnya, 200 ribu orang berkumpul di Bangkok untuk memberikan penghormatan kepada raja baru.

Mereka juga menyatakan, pemerintah menyediakan bus gratis bagi warga di luar Bangkok untuk menyaksikan proses tersebut. Layanan kereta juga digratiskan di Ibu Kota Thailand untuk memudahkan pergerakan masyarakat.

“Saya merasa seperti saya di sini untuk menunjukkan kepada dunia bagaimana kita menghormati raja,” kata Donnapha Kadbupha (34) mengaku berada di lokasi selama delapan jam sebelum prosesi pawai dimulai untuk mendapat tempat paling tepat.

Banyak warga harus membawa payung karena terpaan sinar matahari yang sangat panas. Pasalnya, temperatur di Kota Bangkok mencapai 37 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan tinggi.

Baca juga: 7 Putri Kerajaan di Eropa Ini Gemar Belanja Baju, Meghan Markle Paling Mahal!

Penobatan Raja Vajiralongkorn (66), dilaksanakan sejak Sabtu hingga hari ini. Prosesi penobatan dilaksanakan setelah periode duka atas kematian mendiang Raja Bhumibol Adulyadej, yang meninggal pada Oktober 2016 dan telah berkuasa selama 70 tahun.

Selama 18 bulan berkuasa, Raja Vajiralongkorn mengonsolidasikan kekuasaan kerajaan, termasuk kontrol langsung atas harta kerajaan dengan bantuan pemerintahan juga militer Thailand.

Penobatan raja secara resmi dilaksanakan di tengah ketidakpastian pemilu yang masih belum diselesaikan antara kubu pemerintahan berkuasa dan front demokrasi yang mencoba untuk menekan agar militer keluar dari politik.

Meski raja tidak memiliki suara politik, dia memiliki pengaruh yang kuat di kalangan masyarakat.

Memakai mahkota emas  7,3 kg

Vajiralongkorn
Maha Vajiralongkorn raja baru Thailand memakai mahkota emas seberat 7,3 kg (channelnewsasia.com)

Prosesi penobatan dimulai 4 Mei 2019, Raja Vajiralongkorn mengenakan jubah putih untuk menjalani upacara pemurnian dan pengurapan menggunakan air suci yang telah dikumpulkan dari lebih dari 100 lokasi di seluruh negeri.

Sang raja juga akan menerima lima Tanda Kerajaan yang salah satunya, Mahkota Kemenangan. Mahkota tersebut memiliki berat 7,3 kg.

Sebagian besar ritual utama Brahmana dan Budha dilangsungkan pada hari Sabtu, dan upacara penobatannya berlanjut sampai hari Senin.

Meski Raja Vajiralongkorn telah naik takhta sejak tahun 2016, dalam tradisi Thailand dia belum dapat dianggap sebagai wakil dewa di Bumi sampai ditahbiskan.

Kemudian, raja baru kemarin menjalani proses pawai keliling kota Bangkok. Dalam pawai tersebut, masyarakat bisa memberikan penghormatan kepada raja baru.

Pawai itu menjadikan warga bisa merayakan penobatan raja baru. Khusus prosesi pawai raja baru, Raja Vajiralongkorn diangkut dengan tandu oleh 16 pria yang berjalan sebanyak 75 langkah selama satu menit.

Baca juga: Franka Soeria, Modest Fashion Expert dengan Tarif Puluhan Ribu Dolar dan Klien Putri Kerajaan

Para personel akan diganti setiap 500 meter. Sebanyak 1.300 personel telah disiapkan selama proses pawai tersebut. Selain itu, dia juga akan memberikan jabatan dan gelar baru bagi anggota keluarga kerajaan.

Salah satu gelar resmi Raja Vajiralongkorn adalah Rama X atau Raja ke-10 Dinasti Chakri yang didirikan pada 1782. Kemudian, besok, raja baru melaksanakan audiensi publik di balkon istana. Dia juga menerima tamu dari para diplomat internasional.

Bagaimana masa depan Thailand?

Vajiralongkorn
Bagaimana masa depan Thailand setelah Maha Vajiralongkorn dinobatkan sebagai raja baru Thailand? (YouTube)

Raja Vajiralongkorn atau Raja Rama X belum jelas akan memiliki kekuasaan atau penetrasi terhadap pemerintahan. Sebelumnya raja berusia 66 tahun telah mengirimkan pesan yang beragam. Namun, ke depannya langkahnya belum bisa diprediksi.

Berbeda dengan sang ayah, mendiang Raja Bhumibol Adulyadej yang menjaga jarak dengan politik dan sering menyapa warganya.

Berbeda dengan Vajiralongkorn yang menghabiskan hidupnya di luar negeri, dulu jarang menyapa warganya saat menjadi putra mahkota.

“Selama bertahun-tahun, Raja Bhumibol menghabiskan banyak waktu mengunjungi warga Thailand di berbagai provinsi, bertemu orang biasa,” kata Michael Montesano, koordinator Program Kajian Thailand di Institust ISEAS-Yusof Ishak, Singapura.

“Kita belum melihat apakah perilaku Raja Bhumibol akan diwarisi oleh putranya,” sambungnya.

Banyak orang menyatakan, raja baru Thailand menggelorakan kampanye anti-korupsi. Dalam pandangan Montesano, beberapa tindakan Vajiralongkorn memiliki kepentingan dia ingin menguasai institusi tertentu.

Pakar politik Universitas Naraesuan di Thailand utara, Paul Chambers, menemukan gaya Vajiralongkorn lebih ikut campur terhadap pemerintahan Thailand.

Apalagi, Vajiralongkorn sudah melaksanakan serangkaian pergantian para loyalis ayahnya di posisi kerajaan.

Beberapa orang yang dipecat menyatakan tindakan tersebut dianggap sebagai arogan, malas, dan perilaku jahat.

“Raja baru ini merupakan pria yang tegas. Dia pria yang berani, tidak seperti ayahnya,” papar Sulak Sivaraksa, kritikus konservatif.

“Ayahnya merupakan pria yang sangat tenang. Dia mengetahui ada orang yang membohonginya, tetapi dia sangat toleran,” lanjut dia.

Pengaruh politik Vajiralongkorn juga menunjukkan kalau dia menginginkan privasi tertentu. Dia juga mengubah konstitusi baru yang sudah disepakati dalam referendum.

Kekuasaan kerajaan yang menguat menunjukkan keinginannya untuk mengintervensi pemerintahan, khususnya di saat krisis politik.

Kehidupan yang penuh kontroversi

Vajiralongkorn
Vajiralongkorn raja baru Thailand yang penuh kontroversial (YouTube)

Vajiralongkorn tidak terlalu dikenal rakyatnya karena dia menghabiskan sebagian waktunya di luar negeri.

Anak kedua dan satu-satunya anak laki-laki dari mendiang Raja Bhumibol dan Ratu Sirikit tersebut sejak muda hingga remaja menghabiskan banyak waktunya menempuh pendidikan di luar negeri.

Tercatat dia pernah mengenyam pendidikan menengah pada sekolah swasta di Inggris. Dia juga pernah menjalani pendidikan di Australia, yakni di Royal Military College, Canberra.

Vajiralongkorn juga sempat mengenyam pendidikan pilot di Amerika Serikat (AS). Berbekal pendidikan kedirgantaraan ini, dia pernah menjadi pilot angkatan udara Thailand dan maskapai nasional Thailand Airways.

Yang semakin membuat rakyat Thailand khawatir adalah terkait dengan citranya sebagai playboy. Vajiralongkorn diketahui telah tiga kali menikah.

Media Daily Beast asal AS pernah menulis saat pangeran masih bersama istri pertamanya, Vajiralongkorn juga memiliki lima anak bersama kekasih gelapnya yang kemudian menjadi istri keduanya.

Dari ketiga pernikahannya, dia dikaruniai tujuh anak. Kehidupan kontroversialnya bahkan pernah diungkap Mirror, yang merilis bocoran dokumen Wikileak.

Dikelilingi banyak wanita

Vajiralongkorn
Vajiralongkorn raja baru Thailand yang dikelilingi banyak wanita (YouTube)

Mirror melaporkan gaya hidup Vajiralongkorn yang glamor dan dikelilingi banyak wanita membuat banyak politisi senior Thailand yang tidak menginginkan dirinya untuk menjadi penerus kerajaan Thailand.

Dokumen ini juga membeberkan, sebagian waktu pangeran dihabiskan di Jerman bersama dengan kekasihnya. Vajiralongkorn disebut juga memiliki Foofoo, seekor anjing kesayangannya jenis pudel putih yang disebutnya sebagai air chief marshal.

Kecintaannya terhadap Foofoo memang luar biasa. Dalam bocoran lain yang berbentuk dokumentasi film, Vajiralongkorn memperlihatkan istri ketiganya sedang menyanyikan lagu ulang tahun untuk Foofoo.

Saat menyanyikan lagu itu, istri ketiganya hanya mengenakan pakaian yang sangat minim.

“Dia tidak menaati perintah dan menampilkan karisma ayah tercintanya. Vajira dikenal dengan kekerasannya dan perubahan suasana hati yang tak terduga. Pangeran juga memiliki beberapa orang dalam lingkaran pribadi yang loyal padanya,” kata dokumen itu.

Kontroversi lainnya terlihat saat Vajiralongkorn tertangkap kamera sedang berpakaian tidak wajar.

Media Jerman Bild memperlihatkan foto dirinya yang hanya mengenakan kaus dalam putih bercelana jins dan memakai sandal di Bandara Munich, Jerman. Tato sementara di sepanjang lengan kanan dan punggungnya juga terlihat.

Perangai keluarga Vajiralongkorn bahkan pernah terungkap di pengadilan yang mengekspos video istri ketiganya, Putri Srirasmi Suwadee yang berdiri tanpa busana makan kue di lantai selama pesta ulang tahun.

Srirasmi kemudian dicerai, dan orangtuanya dijebloskan ke penjara selama 2,5 tahun dengan dakwaan penistaan kerajaan.

Selain kontroversi karena gaya hidupnya, rakyat Thailand, terutama pihak junta militer merasa khawatir dengan kedekatan Vajiralongkorn dengan Thaksin Shinawatra.

Sejumlah kalangan menduga militer mengudeta Thaksin dan Yingluck Shinawatra karena khawatir akan kedekatan mereka dengan putra mahkota. Begitu seperti dilansir dari Guardian.

Menikahi pengawal pribadinya

Vajiralongkorn
Vajiralongkorn menikahi pengawal pribadinya (CBSNews)

Beberapa hari sebelum pengangkatan resmi ke singgasana, Raja Thailand Maha Vajiralingkorn atau Rama X telah meminang dan menikahi Wakil Kepala Pengawal Pribadi Kerajaan dan memberinya gelar Ratu Suthida.

Raja Vajiralingkorn menunjuk perempuan bernama Suthida Tidjai (40), mantan pramugari Thai Airways, menjadi Wakil Kepala Pengawal Pribadi Kerajaan, khusus untuk dirinya, pada 2014.

Saat itu, para ahli mengaitkan penunjukan tersebut sebagai bagian dari kisah romansa Raja Vajiralingkorn dengan wanita yang terpaut usia 26 tahun dengan sang raja.

Namun, Kerajaan Thailand tidak pernah mengonfirmasi atau pun menolak kabar itu. Raja Vajiralingkorn kemudian mempromosikan Suthida menjadi Jenderal Tentara Kerajaan Thailand pada 2016.

Itulah prosesi penobatan Raja Thailad Maha Vajiralongkorn yang kini masih menjadi perhatian karena kemewahannya. Gimana menurut kamu?

Chaerunnisa
Chaerunnisa

Senang menulis dan belajar banyak hal. Semoga karya saya selalu bisa dinikmati dan bermanfaat bagi semua.

MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar dan terpercaya di Indonesia. Melalui konten yang kreatif dan inspiratif, kami berdedikasi untuk menjadi pemandu Anda dalam pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Tentang Kami

IKUTI KAMI DI

Say Hello!

(021) 3005 6456

[email protected]

Jl Benda No. 92,
Jakarta Selatan, Indonesia 12560

Singapore Indonesia Hong Kong Philippines Taiwan