Sail Nias 2019 Bantu Dorong Pariwisata Sumatera Utara Naik Kelas

4 menit
Wisata Nias Semakin Terdepan Berkat Sail 2019 (Kemenpar).
Wisata Nias Semakin Terdepan Berkat Sail 2019 (Kemenpar).

Penyelenggaraan ajang Sail Nias 2019 diharapkan mendorong naik kelasnya pariwisata di Kepulauan Nias, Sumatera Utara (Sumut). Dengan beragam potensi budaya dan keindahan alam yang bisa menjadi daya tarik wisatawan mancanegara khususnya dari segmen wisata bahari.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pilar utama pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan adalah pariwisata. Dalam hal ini, Nias merupakan salah satu daerah yang mempunyai potensi pariwisata sangat baik sehingga, promosi Nias harus mendunia. Nantinya, Kemenpar akan mendorong terwujudnya paket wisata dari Danau Toba hingga ke Nias.

Luhut berharap, setelah event Sail Nias selesai, promosi Nias harus semakin gencar. Dengan begitu, Nias akan semakin populer. Nantinya, para penggiat pariwisata juga bisa membuat paket wisata termasuk dengan menggunakan berbagai platform digital. 

“Masyarakat Nias harus memiliki budaya ramah ke turis. Masyarakat harus menyambut wisatawan dengan baik. Hospitality harus bagus. Sampah juga jangan ada lagi di laut. Laut harus bebas dari plastik. Yang jelas, potensi pariwisata dan perikanan di Nias harus terus dijaga,” katanya dalam keterangan resmi.

Selain itu, Luhut berharap keberadaan Desa Bawomataluo di Kabupaten Nias Selatan juga menjadi warisan dunia. Terlebih, desa ini sudah menjadi ikon wisata budaya dan sudah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional oleh Kemendikbud pada 2017 melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 168/M/2017.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Sail Nias merupakan event strategis bagi Kepulauan Nias dan Sumut secara umum. 

“Dengan adanya Sail Nias 2019, kami meyakini tingkat kunjungan wisatawan mancanegara akan meningkat, seiring dengan merapatnya kapal-kapal layar ke Nias Selatan. Pelaksanaan Nias Pro International Surfing yang sukses digelar di Pantai Sorake juga menjadi atraksi menarik yang populer hingga mancanegara,” katanya.

Baca juga: Nias Pro International Surfing 2019 Suguhkan Atraksi Ombak Kanan Terbaik di Dunia

Atraksi Puncak Acara Sail Nias 2019

Wisata Nias
Sail Nias 2019 (Dok: Kemenpar)

Puncak acara Sail Nias 2019 berlangsung meriah, dimulai dengan tari kolosal eksotik budaya Nias, lompat batu yang memecahkan rekor MURI. Selain itu, parade kapal nelayan diiringi paramotor dan paratrike, terjun payung 16 personel TNI gabungan, dan flying pass tiga pesawat tempur Hawk 100/200 TNI AU.

Penyelenggaraan Sail Nias 2019 melibatkan empat kabupaten dan satu kota di Pulau Nias yakni Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias Selatan, Nias Barat, Nias, dan Nias Utara.

Sail Nias 2019 merupakan acara layar ke-11 yang digelar Pemerintah Indonesia sejak 2009. Nias diharapkan akan lebih banyak dikenal dan dikunjungi wisatawan setelah perhelatan tersebut.

Hadir pula dalam kesempatan itu Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, serta Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

Baca juga: Pemerintah Pastikan Pembangunan Infrastruktur di 5 Destinasi Super Prioritas Pariwisata Dipercepat

Pengembangan Pariwisata Nias Didukung Multisektor

Wisata Nias
Sail Nias 2019 (Dok: Kemenpar).

Pengembangan pariwisata Nias di Sumatera Utara (Sumut) yang kaya dengan beragam potensi alam dan budaya mendapatkan dukungan banyak pihak atau multisektor. Dukungan tersebut diwujudkan salah satunya melalui penyelenggaraan ajang Sail Nias 2019 yang melibatkan sejumlah Kementerian dan Lembaga.

Hal itu untuk turut serta mempromosikan Nias sebagai destinasi dengan potensi wisata olahraga selancar kelas dunia yang diminati wisatawan mancanegara (wisman).

“Semua pihak akan mendukung penuh pengembangan pariwisata di Nias, seperti yang dilakukan melalui Sail Nias ini yang juga dirangkai dengan kejuaraan selancar internasional di Pantai Sorake,” tambah Luhut.

Untuk itulah ia bersama jajaran Kabinet Kerja lain mengajak masyarakat di Nias untuk bersama-sama menyiapkan diri terutama dalam hal menyambut investor pariwisata yang datang ke Nias. 

“Kami sejumlah menteri datang kemari untuk memberikan dukungan bagi kebangkitan pariwisata Nias. Ayo kita siapkan diri kita menyambut datangnya wisatawan dengan senyum dan tentu juga keramahtamahan,” kata Luhut.

Baca juga: Glamorous Camping Dikembangkan di Danau Toba Seiring Pembangunan Infrastruktur Pariwisata

Nias Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

Wisata Nias
Sail Nias 2019 (Dok: Kemenpar).

Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly selaku Ketua Panitia Sail Nias 2019 menyampaikan, Pulau Nias yang berada di bagian terluar barat Indonesia adalah eksotisme Indonesia kecil dengan potensi alam luar biasa. Itu bisa membawa nama besar Indonesia sebagai destinasi wisata berkelas dunia.

“Indonesia mempunyai banyak destinasi wisata kelas dunia. Nias salah satunya, dengan segala kelebihan dan potensi alam lautnya, saya yakin Pulau Nias akan semakin dicintai wisatawan lokal dan juga dunia. Pulau Nias memiliki sisi kekayaan budaya masyarakat dan pesona keindahan alamnya dan juga kemaritimannya. Sail Nias 2019 ini tentu akan semakin mengenalkan Pulau Nias di Indonesia dan juga dunia,” kata Yasonna Laoly.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata Arief Yahya menegaskan, suksesnya Sail Nias 2019 merupakan sukses bersama, khususnya semua pihak yang terlibat di dalamnya. Mulai dari pemerintah daerah, beberapa kementerian, segenap panitia, masyarakat setempat, dan lain sebagainya.

Menpar Arief juga menjelaskan sinergi dari unsur pentahelix yang menjadi kunci dalam mengembangkan pariwisata Indonesia. Khususnya dalam mewujudkan target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2019.

“Pariwisata sebagai sektor andalan, harus didukung semua kalangan. Termasuk dukungan dari sektor infrastruktur dan transportasi dalam mempercepat tercapainya target pariwisata 2019. Kita akan terus tingkatkan pariwisata Indonesia melalui berbagai cara. Jika semua bergerak, kita pasti bisa menjadi yang terdepan,” katanya.

Dengan begitu wisata Nias semakin siap untuk dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Yuk kita ke Nias! (Editor: Winda Destiana Putri).

 

Winda Destiana
Winda Destiana

No place is ever bad as they tell you its going to be